Skip to content
Translational Research for Better Tomorrow
Heboh Jawa Tengah! Suryo, Buruh Pabrik Semarang Kantongi Rp135 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Selevel Diskon Tokopedia Harbolnas Breaking News Sumatera Barat: Melati, Perawat Padang Raup Rp95 Juta dari Olympus1000 bisnis555 – Disebut Heboh Layaknya Promo Shopee 12.12 Geger Sulawesi Tenggara! Ilham, Nelayan Kendari Dapat Rp180 Juta dari Mahjong Wins Scatter Hitam bisnis555 – Disebut Setara Lazada Birthday Sale Fenomena Kalimantan Selatan: Rani, Penjual Gorengan Banjarmasin Raih Rp120 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Viral Seperti TikTok Shop Payday Viral Papua! Budi, Guru SD Jayapura Raup Rp210 Juta dari Olympus1000 bisnis555 – Disebut Mirip Black Friday Amazon Heboh Bali! Ayu, Karyawan Hotel Denpasar Kantongi Rp150 Juta dari Mahjong Wins Scatter Hitam bisnis555 – Disebut Ramai Seperti Blibli Mega Sale Trending Aceh! Fadli, Sopir Angkot Banda Aceh Dapat Rp100 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Seheboh Promo Shopee 9.9 Geger Lampung: Nisa, Penjahit Bandar Lampung Raup Rp175 Juta dari Olympus1000 bisnis555 – Disebut Setara Midnight Sale Bukalapak Breaking News Riau! Joko, Pegawai Kebun Sawit Pekanbaru Kantongi Rp220 Juta dari Mahjong Wins Scatter Hitam bisnis555 – Disebut Heboh Seperti Tokopedia Beauty Sale Viral Jawa Barat: Rara, Mahasiswi Bogor Raup Rp190 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Setara Promo Lazada Payday Sale Heboh Jawa Tengah! Adi, Karyawan Laundry di Solo Raup Rp130 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Selevel Flash Sale Shopee & Trending di Kompas Breaking News Riau: Sinta, Guru Honorer Pekanbaru Kantongi Rp185 Juta dari Olympus1000 bisnis555 – Ramai Disebut Seperti Promo Tokopedia Harbolnas di Tribun Viral Kalimantan Timur! Rian, Sopir Travel Samarinda Raup Rp200 Juta dari Mahjong Wins Scatter Hitam bisnis555 – Disebut Heboh Seperti Black Friday Amazon Geger Sumatera Selatan: Yuli, Penjual Sayur Palembang Kantongi Rp95 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Selevel Diskon Blibli Mega Sale di CNBC Fenomena Bali! Putu, Pegawai Hotel Denpasar Dapat Rp160 Juta dari Olympus1000 bisnis555 – Disebut Viral Layaknya Promo Lazada Payday Sale Trending Sulawesi Utara: Bagas, Tukang Ojek Bitung Raup Rp145 Juta dari Mahjong Wins Scatter Hitam bisnis555 – Disebut Selevel Promo TikTok Shop di Detik Heboh Aceh! Nurul, Mahasiswi Banda Aceh Kantongi Rp110 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Ramai Seperti Tokopedia Beauty Sale di Kumparan Geger Papua: Joko, Nelayan Jayapura Raup Rp190 Juta dari Olympus1000 bisnis555 – Disebut Selevel Midnight Sale Bukalapak di TribunNews Viral Jawa Barat! Rara, Barista Bandung Kantongi Rp175 Juta dari Mahjong Wins Scatter Hitam bisnis555 – Disebut Selevel Promo Shopee 10.10 di KompasTV Breaking News Kalimantan Barat: Fikri, Penjual Kue Pontianak Raup Rp125 Juta dari Mahjong Wins 3 bisnis555 – Disebut Ramai Layaknya Detik Flash Sale Lazada
Magister Ilmu Biomedis FK Unsoed
Call Support +62281622022
Email Support mbiomed@unsoed.ac.id
Location Purwokerto
  • Home
  • Tentang Kita
  • Visi dan Misi
  • Kurikulum
  • Mahasiswa
  • Fasilitas
  • Kontak
  • Pengelola Prodi
  • Repository

Kuliah Umum Etik Penelitian dari Pakar Malaysia

Home > Penelitian > Kuliah Umum Etik Penelitian dari Pakar Malaysia

Kuliah Umum Etik Penelitian dari Pakar Malaysia

Posted on December 4, 2017December 4, 2017 by c2mbiomed
0

Networking, kata kunci jamak bagi sebuah institusi untuk mencapai visi dan misi lembaga. Ungkapan ini pula yang dijadikan dasar bagi Program Magister Biomedis FK Unsoed untuk terus mengimplementasikan program kerjasama mutualistik dengan berbagai institusi di luar negeri. Pada kesempatan kali ini, tanggal 4 Desember 2017, Program Magister Biomedis bersama dengan bagian Bioetik FK Unsoed mengadakan kuliah umum bagi mahasiswa program master dengan topik utama bioetik dan etika penelitian. Dua narasumber dari negeri jiran Malaysia berkenan bertukar ilmu sesuai dengan kepakarannya masing-masing. Acara ini dipandu oleh Dr.dr. Lantip Rujito, Msi.Med dan dr. Amalia Muhaimin, PhD candidate sebagai wakil dari Program Magister Biomedis  dan Komisi Etik FK Unsoed. Peserta dari acara ini adalah mahasiswa master dan juga mahasiswa doktoral dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Biologi Unsoed, serta staf akademik kedua fakultas.

Adalah Prof.dr Zabidi Husein, PhD, Pediatrician yang juga Rektor dari Universitas Perdana Malaysia yang dengan antusias menyampaikan materi tentang Fallacies of Impact Driven Research : Issues in Ethical Research. Bahwasannya sadar atau tidak sadar, peneliti sekarang ini dipush oleh berbagai kepentingan pragmatis untuk mempublikasikan karya penelitiannya dalam berbagai jurnal bereputasi dan berimpact factor. Namun sayangnya ada kecenderungan, meskipun tidak bisa digeneralisasi bahwa benefit dari penelitian-penelitian yang berlangsung tidak atau sangat jauh bersentuhan dengan manfaat di masyarakat. Seringkali penelitian-penelitian itu hanya bermuara pada kepentingan publikasi tanpa atau meninggalkan sisi social benefit. Diungkapkan oleh beliau bahwa jangan sampai ‘penelitian pada orang miskin dan lapar, meninggalkan mereka tetap miskin dan lapar ,sementara penelitinya mencapai kemuliaan dengan gelar dan kebahagiaan’. Pada akhir sesi beliau memberikan pesan kepada audiens bahwa kita harus turun dan terjun ke lapangan, merasakan apa yang menjadi harapan mereka, dan berusaha untuk memecahkan masalah mereka. Peneliti harus ke luar ke dunia nyata di masyarakat jangan terkungkung pada dunia laboratorium atau dunia akademik

.

Selanjutnya tampil sebagai pembicara kedua adalah dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD yang memberikan tauziah akademik terkait dengan Autonomy, Consent, and Vulnarable Population. Topik ini terkait dengan etik penelitian pada populasi rentan yang seringkali menjadi responden penelitian. Populasi rentan adalah populasi yang secara fisik, mental, dan kejiwaan mengalami atau memiliki hendaya yang menjadikan mereka dapat jatuh/drop pada kondisi yang tidak mendukung kehidupan mereka, jika mengalami suatu perlakuan, atau pengalaman verbal yang menyinggung kondisi mereka. dr. Teguh menjelaskan harus ada sisi kemanusiaan dalam setiap langkah ketika seorang peneliti berhadapan atau mempelajari populasi rentan ini dalam kerja penelitiannya. Aspek autonomy wajib diberikan dengan memberikan pilihan yang fair, tentu setelah memberikan penjelasann yang super gamblang tentang masalah, metode, atau perlakuan yang akan diberikan kepada subjek.

Pelaksanaan kuliah umum ini terselenggara atas kerjasama semua pihak, temasuk dalam hal ini adalah IRO Unsoed melaui skema pendanaannya, Komisi etik penelitian FK Unsoed  sebagai komisi yang aktif memberikan pemahaman etik kepada komunitas peneliti dan juga ethical approval atau lisensi di wilayah Jawa Tengah selatan serta Program Magister Biomedis sebagai wahana belajar baru bagi masyarakat kesehatan di Jawa Tengah selatan. Upaya ini merupakan kerja kontinyu dari FK Unsoed sebagai bentuk kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan penelitian agar sesuai dengan kaidah dan tata norma yang baik.

Tags: Etika Penelitian, Kuliah Umum, Malaysia

PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2024/2025

Navigasi Menu

  • Tentang Kita
  • Kurikulum
  • Mahasiswa
    • Halaman Alumni
    • Halaman Pengguna
    • Layanan Mahasiswa
    • Beasiswa Unggulan Dikti Kemendikbud
  • Kontak
  • Visi dan Misi
  • Fasilitas
  • Pengelola Prodi
  • Homepage
  • Repository
  • News Feed

Posting Terbaru

  • Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Ilmu Biomedis TA.2025/2026
  • Pengukuhan Professor Fitranto Arjadi, bidang Anatomi Kedokteran
  • University Medical Center (UMC) Belanda-FK Unsoed : Visiting Professor
  • Penerimaan Mahasiswa Baru Program Ilmu Biomedis Unsoed Tahun 2024
  • Pengabdian Masyarakat Mahasiswa dan Dosen S2, bekerja sama dengan Konsorsium Ilmu Biomedik (KIBI)
WordPress Theme: Enlighten by Accesspress Themes